Kekasihku memang tidak mudah untuk mensyukuri sesuatu yang telah hilang. Suka cita mu untuk mendapatkan Benda yang kau inginkan harus diuji dengan kehilangan yang tidak pernah diduga.
Ketahuilah kekasihku, saat kita gigih mendapatkan sesuatu dengan susah payah, disisi yang lain kita harus siap untuk kehilangan kapan pun itu!
Belajar bersyukur atas suatu kehilangan merupakan suatu proses bahwa apa yang kita dapat pasti akan hilang. hanya masalah waktu!
Saat itu aku pernah merasakan kehilangan yang cukup menyesakkan jika mengingatnya. kendaraan yang selalu menemaniku kemanapun aku pergi harus meninggalkan ku tanpa permisi dan tak kembali alias dimaling orang yang membutuhkan.
sesaat kemudian termenung aku apa yang harus dilakukan? akhirnya ku putuskan untuk mensyukuri apa yang terjadi. ku bersujud pada Sang Khalik seraya berterima kasih telah kehilangan diselingi sebuah harap bahwa berkenan memberikan yang lebih baik.
Terlepas dari penyesalan segera menikmati kehidupan dengan menggunakan kendaraan seadanya. Waktu berlalu, semua berjalan dengan lebih ringan. Tibalah kesempatan untuk mengganti yang telah hilang. dengan penuh keyakinan memilih mana yang menarik perhatian. Namun sang bunda menyarankan kenapa tidak mendapatkan yang lebih dari itu yaitu rumah. Tapi bagaimana mungkin cukup hanya dengan dana yang pas-pasan. Meskipun tak berharap, tetap ku melangkah menemui kawan lama ayahku. Dan ternyata beliau berkenan memberikan rumah yang tidak dimanfaatkannya dengan dana seadanya dariku.
Pada akhirnya aku bisa mendapatkan sebuah rumah meskipun dengan keterbatasan dana. ternyata Bersyukur atas kehilangan waktu itu berbuah sesuatu yang tidak dikira-kira. Rumah mungil yang kini menjadi surgaku kini adalah bagian dari bersyukur atas kehilangan
semoga dapat menjadi penyemangat atas semua yang telah terjadi
mari Menjemput Impian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar