Bisnis developer property cukup menjanjikan. banyak lahan kosong yang tidak dimanfaat menjadi peluang bagi develover membangun property yang bernilai tinggi. saat ini develover yang membangun perumahan cluster cukup banyak.
Dari uraian seorang kawan yang berbisnis ini hal yang perlu diperhatikan adalah
bagaimana menganalisa kelayakan lahan, karena tidak semua lahan bisa diolah, ada faktor-faktor penentu yang menjadikan lahan layak atau tidak untuk dikembangkan menjadi perumahan, yaitu :
1. Kompetitor,
2. Lokasi,
3. Harga perolehan lahan,
4. Surat2 lahan (yg dianjurkan Sertifikat SHM),
5. Marketing.
Survey Lahan
Jadi, setiap survey lahan mesti mendata competitor yg ada hingga radius 3km. Berapa harganya, typenya, luasnya, design hingga cara marketingnya. Lokasi berapa jauh dari jalan raya, pusat keramaian. Harga lahan diperoleh berapa? Lebih bagus dgn sistem kerjasama dan harga lahan sesuai. Lahan harus sertifikat SHM dan dicek ke Kecamatan, Tata Kota hingga ke BPN untuk mengetahui keaslian sertifikat, lahan lokasi apa. Terakhir membuat strategi pemasaran yang pas dan sesui.
Saat itu Impian menjadi bagian yang selalu dalam kehidupanku. seiring perjalanan waktu impian itu tersisih dengan rutinitas dan lika liku kehidupan. Beberapa waktu yang lalu Impian itu kembali menyeruak kedalam relung batin. Tersadar hidup ini adalah perjalanan bukan tujuan. Mengembalikan energi yang sempat sirna. Menjemput Impian akan bagian dari tak terpisahkan dari hidupku. Usaha yang dapat menyejahterakan banyak orang. Selalu Memberi tak harap kembali. Menjadi pembelajar yang sempurna
Tampilkan postingan dengan label Property. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Property. Tampilkan semua postingan
Langganan:
Postingan (Atom)